Manfaat Kurban, Salah Satunya Menghapus Dosa

Manfaat Kurban, Salah Satunya Menghapus Dosa

JAGIR.NGAWIKAB.ID – Selain Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha juga termasuk perayaan besar yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Muslim. Hari Raya Idul Adha biasanya jatuh pada 10 Dzulhijjah kalender Islam. Pada tahun ini, Idul Adha jatuh pada hari Selasa tanggal 20 Juli 2021.

Dalam hal ini, orang yang mampu berkurban bisa menjadi amalan ibadah pengganti ibadah haji bagi yang belum mampu. Ini merupakan salah satu keutamaan berkurban yang ingin didapatkan oleh hampir setiap umat Muslim.

Hari Raya Idul Adha adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia yang memiliki segudang manfaat yang tak terduga.

Baca juga :

Berikut ini manfaat kurban yang perlu anda ketahui

1. Mendekatkan diri kepada Allah SWT

Kurban berasal dari kata Qurb atau Qurban yang berarti ‘dekat’. Sedangkan penulisan qurban dengan imbuan alif dan nun bermakna ‘kesempurnaan’. Sehingga kurban atau qurban adalah ‘kedekatan yang sempurna’. Atau dalam makna lainnya, kurban berarti menyembelih hewan untuk melaksanakan perintah Allah SWT sekaligus mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.

2. Menyadarkan bahwa segala sesuatunya akan kembali kepada Allah SWT

Berkaca dari kisah Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anak semata wayangnya, Ismail, untuk disembelih karena perintah Allah, menyadarkan kita bahwa segala sesuatu yang diberikan Allah mulai dari harta, kecantikan, ketampanan, hingga keluarga adalah titipan dan akan kembali kepada Allah sehingga sebagai manusia sebaiknya tidak menyombongkan diri ataupun terlalu mencintai sesuatu melebihi cintanya dengan Allah SWT.

3. Mensucikan diri dan harta benda

Menurut HR Tirmidzi, ibadah berkurban adalah salah satu ibadah yang disukai dan dimuliakan oleh Allah SWT. Bagi mereka yang mampu, berkurban tak hanya dijadikan momen untuk berbagi namun juga mensucikan diri dan harta benda yang dimiliki.

4. Menghapus Dosa

Menurut HR. Al Bazaar dan Ibnu Hibban, tetesan darah hewan yang dikurbankan merupakan penebus dan pengampun dosa-dosa orang yang berkurban pada masa lalu. “Hai Fatimah, berdirilah di sisi kurbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu”. (HR. Al Bazaar dan Ibnu Hibban).

5. Sebagai bentuk syukur

Berkurban adalah bentuk rezeki yang dititipkan Allah untuk disalurkan kepada orang yang lebih membutuhkan. Selain itu, dalam Islam juga diajarkan untuk saling berbagi dan membantu saudara yang membutuhkan. Tak hanya itu, berkurban juga dilaksanakan sebagai bentuk syukur atas rezeki yang melimpah dan diberikan Allah sehingga mampu menyalurkannya untuk banyak orang.

Baca juga :

Itulah beberapa manfaat kurban yang perlu perlu anda ketahui. Jadikan Hari Raya Idul Adha 1442 H ini sebagai momen berbagi dan bersyukur atas pertolongan yang diberikan Allah sehingga Anda mampu berkurban untuk banyak orang.

Profil Editor

Share and Enjoy !

Shares
Manfaat Dan Keutamaan Shalat Dhuha Jika di Kerjakan Setiap Hari

Manfaat Dan Keutamaan Shalat Dhuha Jika di Kerjakan Setiap Hari

JAGIR.NGAWIKAB.ID – Shalat dhuha adalah shalat yang dilaksanakan pada waktu dhuha, yakni saat matahari mulai naik kurang lebih tujuh hasta sejak terbit sampai waktu zuhur tiba. Shalat dhuha ditunaikan dalam jumlah minimal dua rakaat. Dan ada beberapa surat yang baik dibaca pada saat melaksanakannya.

Surat-surat yang baik dibacakan saat menunaikan shalat dhuha adalah surat Al-Waqiah, surat Asy-Syams, surat Ad-Duha, surat Al-Kafirun, surat Quraisy, dan surat Al-Ikhlas. Rasulullah SAW pernah berkata melalui HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad mengenai shalat dhuha.

Bahwasanya, siapapun yang menunaikan shalat dhuha setiap harinya, maka akan mendapat banyak keuntungan “Siapa saja yang menjaga sholat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan“.

Baca juga :

Keutamaan Zakat Fitrah Sebagai Penyempurna Ramadhan

Berikut ini adalah beberapa keutamaan shalat dhuha yang wajib Anda ketahui :

1. Pahala Seperti Sedekah

Keutamaan shalat dhuha bagi yang rajin menunaikannya adalah akan mendapatkan pahala seperti jika ia bersedekah. Ternyata, amalan shalat dhuha memiliki nilai yang sama layaknya bersedekah. Sedekah yang dimaksud adalah sedekah yang diperlukan oleh 360 persendian tubuh, terutama jika Anda ikhlas mengerjakannya.

Bagi umat Islam yang mengerjakan shalat dhuha, maka dirinya akan mendapat pahala sebanyak persendian tersebut sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW yang berbunyi,

Di setiap sendi seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan Alhamdulillah ) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir (ucapan Allahu akbar) adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha sebanding dengan pahala semua itu.

2. Kebutuhannya Akan Dicukupi

Keutamaan shalat dhuha yang selanjutnya adalah akan dicukupi segala kebutuhan bagi siapa saja yang mengerjakannya. Shalat dhuha adalah shalat yang dilakukan untuk memohon limpahan rezeki dari Allah swt. Untuk itu, barangsiapa yang mengerjakannya maka ia akan mendapati bahwa kebutuhannya tercukupi pada akhir hari.

Hal ini tersirat dalam ketentuan waktu pengerjaan shalat dhuha dan bacaan doa yang dipanjatkan setelah melaksanakan shalat. Sesuai janji-Nya, Allah SWT akan memberikan imbalan dan balasan atas kesediaan hamba-Nya mengingat diri-Nya di waktu dhuha. Janji Allah tersebut dapat ditemukan dalam sebuah hadist qudsi Rasulullah SAW yang berbunyi:

Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla berfirman: “Wahai anak Adam, cukuplaah bagi-Ku empat rekaat di awal hari, maka Aku akan mencukupimu disore harimu.

3. Raih Ghanimah atau Keuntungan

Keutamaan shalat dhuha yang ketiga adalah untuk meraih ghanimah atau keuntungan secara lebih cepat. Umat Islam yang secara tekun mengerjakan shalat dhuha akan memperoleh ghanimah atau keuntungan yang lebih cepat atas izin Allah SWT. 

Di zaman Rasulullah, beliau membandingkan orang-orang mukmin yang melaksanakan shalat dhuha dengan para mujahid yang berangkat bertempur ke medan perang dekat dengan tampat tinggal mereka. Para mujahid tersebut kembali dengan cepat membawa ghanimah (rampasan perang) dalam jumlah banyak beserta kemenangannya.

Hal ini adalah motivasi bagi para umatnya untuk mengerjakan amal ibadah serta usaha untuk bertawakkal kepada Allah SWT, karena manfaat dari tawakkal sangatlah besar.

Baca juga :

Doa Hari Ke-7 di Bulan Ramadhan

Doa Puasa Ramadhan Hari ke 11

Rasulullah bahkan menimbang bahwa keuntungan yang diperoleh oleh para pelaksana shalat dhuha berjumlah lebih banyak dibanding dengan keuntungan yang diperoleh oleh para mujahid perang tersebut. Hal ini sebagaimana sabda rasullulah SAW yang berbunyi:

“Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya). Lalu Rasulullah saw bersabda; “Maukah kalian aku tunjukan kepada tujuanpaling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah(keuntungan)nya dan cepat kembalinya? Mereka menjawab: “Ya! Rasul berkata lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dialah yang paling dekat tujuannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya”

4. Mendapat Rumah di Surga

Keutamaan shalat dhuha bagi yang melaksanakannya adalah akan mendapatkan rumah di surga kelak. Umat Islam yang  bersedia meluangkan waktu untuk melaksanakan shalat dhuha sebanyak 12 rakaat di awal hari, dijanjikan oleh Allah SWT imbalan berupa rumah yang indah bagai istana di surga nanti. Menurut Anas Bin Malik yang mendengar Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa saja yang shalat Dhuha 12 rekaat, Allah akan membuat untuknya sebuah istana yang terbuat dari emas di surga.” (HR. Ibnu Majah)

5. Pahala Haji dan Umrah

Keutamaan shalat dhuha yang tak kalah dahsyat lainnya adalah dapat mendatangkan pahala yang setara dengan haji dan umrah. Barangsiapa yang melaksanakan shalat dhuha dengan tekun, maka orang tersebut akan mendapatkan pahala setara haji dan umrah yang sempurna. Dari Anas ra, Rasulullah bersabda,

Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna.

6. Gugurkan Dosa

Keutamaan shalat dhuha yang selanjutnya adalah untuk membantu menggugurkan dosa-dosa. Dengan melaksanakan shalat dhuha secara rutin, dosa para umat akan dihapuskan meski sebanyak buih-buih di lautan. Terdapat hadist yang memperkuat hal ini, yakni dari Abu Hurairah ra, di mana Rasulullah saw bersabda,

“Barangsiapa yang menjaga shalat Dhuha, maka dosa-dosanya diampuni walaupun dosanya itu sebanyak buih dilautan” (HR. Tirmidzi)

7. Dibuatkan Pintu Khusus di Surga

Keutamaan shalat dhuha yang terakhir yang dijanjikan oleh Allah SWT adalah akan dibuatkannya pintu khusus di surga-Nya. Pintu yang dinamakan pintu dhuha ini secara khusus diperuntukkan bagi orang-orang yang tekun dan rutin melaksanakan ibadah shalat dhuha setiap hari semasa hidupnya. Dari Abu Hurairah ra ,Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya disurga ada slaah satu pintu yang dinamakan pintu Dhuha, bila datang hari kiamat malaikat menjaga surga memangil; mana ia yang melazimkan shalat Dhuha? Inilah pintu kalian maka masukilah dengan kasih sayang Allah.” (HR.Thabrani)

Profil editor

Share and Enjoy !

Shares
Keutamaan Zakat Fitrah Sebagai Penyempurna Ramadhan

Keutamaan Zakat Fitrah Sebagai Penyempurna Ramadhan

JAGIR.NGAWIKAB.ID – Memasuki pekan terakhir ibadah puasa Ramadan, kita diwajibkan untuk membayar zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan amalan yang dilaksanakan sebelum salat Idulfitri pada kessokan harinya. Zakat fitrah harus ditunaikan bagi orang yang memiliki kemampuan untuk menunaikannya.

Zakat fitrah merupakan zakat yang diwajibkan kepada setiap umat muslim sebagai santunan kepada orang-orang miskin, juga sebagai tanda berakhirnya bulan Ramadan dan sebagai penyempurna ibada puasa yang telah dijalankan. Zakat fitrah ini dibayarkan maksimal sebelum salat Idul Fitri.

Ketentuan zakat fitrah tersebut didasarkan pada hadis Rasulullah SAW :

فَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعاً مِنْ تَمَرٍ، أوْصَاعاً مِنْ شَعِيْرٍ، عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ، وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى، وَالصَّغِيْرِ وَالْكَبِيْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَأمَرَ بِهَا أنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوْجِ الناَّسِ إلى الصَّلَاةِ‎

Artinya: “Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat Fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas oaring muslim baik budak dan orang biasa, laki-laki dan wamita, anak-anak dan orang dewasa, beliau memberitahukan membayar zakat Fitrah sebelum berangkat (ke masjid) ‘Idul Fitri” (HR Bukhari dan Muslim).

Sebagai sesuatu yang diwajibkan, zakat fitrah memiliki keutamaan dan hikmah dimana kamu bisa berbagi dengan sesama melalui zakat yang kamu tunaikan sekaligus membersihkan diri dari hal-hal yang dapat mengotori pahala ibada puasa.

Baca juga :

Doa Puasa Ramadhan Hari ke 17

Berikut keutamaan zakat fitrah sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadan, simak ulasannya berikut ini.

Membersihkan Diri dan Menyempurnakan Puasa

Keutamaan zakat fitrah yang pertama adalah dilihat dari kebermanfaatannya bagi yang berpuasa. Dengan melakukan zakat fitrah akan membersihkan dirinya dari dosa dan perbuatan keji serta menyempurnakan ibadah puasa yang telah dijalankan selama satu bulan penuh.

Selama menjalankan ibadah puasa tentunya kita masih sering melakukan khilaf dan perbuatan dosa baik disengaja maupun tidak disengaja. Maka dari itu, fungsi dari membayar zakat fitrah juga untuk membersihkan diri dari perbuatan dosa dan keji seperti berkata kotor, berdusta, hasut, dan dengki antar sesama dan sebagainya.

Oleh karena itu, zakat fitrah ini hadir sebagai pengganti dan penyempurna terhadap hal-hal yang masih kurang.

Berbagi Terhadap Sesama Muslim

Selanjutnya keutamaan zakat fitrah yang kedua ialah dilihat dari kemaslahatan umat. Bahwa dengan mengeluarkan zakat fitrah, menjadi bukti kepedulian antar sesama muslim, terlebih terhadap fakir miskin yang sangat membutuhkan uluran tangan saudara muslim yang lain.

Hal ini juga tentunya terdapat momen yang tepat dimana kita bisa berbagi sehingga bisa merayakan hari kemenangan yakni, Idul Fitri bersama-sama. Kita menyadari bahwa kebahagiaan dan kemenangan muncul tatkala kita mampu berbagi dan membuat orang lain juga bahagia.

Melalui pembayaran zakat fitrah, saudara muslim yang berada dalam kondisi kekurangan akhirnya mendapat bantuan seperti, kebutuhan pokok sehingga ia juga dapat merayakan hari raya sama seperti muslim yang lainnya.

Memberikan Kebahagiaan Bagi Seluruh Umat Muslim

Keutamaan zakat fitrah yang ketiga adalah memaknai bahwa Hari Raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan dan hari kebahagian bagi umat muslim setelah berhasil selama sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadan, menahan diri dari hawa nafsu. Namun kebahagiaan ini kemungkinan besar tidak dirasakan oleh fakir miskin, melihat kekurangan yang ada di diri mereka. Berbeda halnya dengan kebahagiaan yang dirasakan oleh orang yang memiliki kecukupan harta atau orang mampu lainnya.

Profil editor

Share and Enjoy !

Shares
Doa Puasa Ramadhan Hari ke 17

Doa Puasa Ramadhan Hari ke 17

JAGIR.NGAWIKAB.ID – Bulan Ramadhan memiliki keutamaan salah satunya adalah setiap doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu setiap umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak doanya saat bulan Ramadhan.

Bagi umat muslim yang dapat memanfaatkan sebaik-baik waktunya di bulan Ramadhan, maka ia menjadi orang yang beruntung. Keistimewaan bulan Ramadhan telah Allah SWT sampaikan dalam Surat Al-Baqarah Ayar 185 yang berbunyi:

“Syahru ramanalla unzila fhil-qur`nu hudal lin-nsi wa bayyintim minal-hud wal-furqn, fa man syahida mingkumusy-syahra falyaum-h, wa mang kna maran au ‘al safarin fa ‘iddatum min ayymin ukhar, yurdullhu bikumul-yusra wa l yurdu bikumul-‘usra wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullha ‘al m hadkum wa la’allakum tasykurn”

Artinya: Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.

Berita terkait :

Doa Hari Ke-7 di Bulan Ramadhan

Doa Puasa Ramadhan Hari ke 11

Adapun Doa hari ke 17 Ramadhan adalah sebagai berikut :

Allahummah dini fihi lishalihil a’mali waqdhi li fihil hawaija wal amala ya man la yahtaju ilat tafsir was suali ya ‘aliman bima fî shuduril ‘alamin shalli ‘ala muhammadin wa alihith thahirin”

Artinya: Ya Allah anugerahilah aku di bulan ini untuk bisa berperilaku yang baik dan kabulkanlah semua hajat dan keinginanku. Wahai yang tidak memerlukan penjelasan dan pertanyaan. Wahai yang Maha mengetahui apa yang ada di dalam alam ini. Anugerahilah selawat dan salam bagi Muhammad SAW dan keluarganya yang suci.

Baca juga :

Doa Puasa Ramadhan Hari ke 14

Hasil sidang isbat 1 Ramadhan 2021-13 April 2021

Profil editor

Share and Enjoy !

Shares
Doa Puasa Ramadhan Hari ke 17

Doa Puasa Ramadhan Hari ke 14

JAGIR.NGAWIKAB.ID – Bulan Ramadhan memiliki keutamaan salah satunya adalah setiap doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu setiap umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak doanya saat bulan Ramadhan

Bagi umat muslim yang dapat memanfaatkan sebaik-baik waktunya di bulan Ramadhan, maka ia menjadi orang yang beruntung. Keistimewaan bulan Ramadhan telah Allah SWT sampaikan dalam Surat Al-Baqarah Ayar 185 yang berbunyi:

Baca juga :

Hasil sidang isbat 1 Ramadhan 2021-13 April 2021

“Syahru ramanalla unzila fhil-qur`nu hudal lin-nsi wa bayyintim minal-hud wal-furqn, fa man syahida mingkumusy-syahra falyaum-h, wa mang kna maran au ‘al safarin fa ‘iddatum min ayymin ukhar, yurdullhu bikumul-yusra wa l yurdu bikumul-‘usra wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullha ‘al m hadkum wa la’allakum tasykurn”

Artinya: Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.

Berita terkait :

Doa Hari Ke-7 di Bulan Ramadhan

Doa Puasa Ramadhan Hari ke 11

Adapun Doa hari ke 14 Ramadhan adalah sebagai berikut :

Allahumma la tuakhidzni fîhi bil ‘atsarati wa aqilni fihi minal khathaya wal hafawati wa la taj’alni fîhi gharadhan lilbalaya wal afat bi’izzatika ya ‘izzal muslimin. Artinya: Ya Allah, mohon Janganlah Engkau tuntut dari kami di bulan ini semua kesalahan yang aku lakukan. Hapuskan seluruh kesalahan dan kebodohanku. Hindarkan aku dari bencana dan malapetaka. Demi kemuliaan-MUu wahai sandaran Kemuliaan kaum Muslimin

Profil editor

Share and Enjoy !

Shares
Doa Puasa Ramadhan Hari ke 17

Doa Puasa Ramadhan Hari ke 11

JAGIR.NGAWIKAB.ID – Bulan Ramadhan memiliki keutamaan salah satunya adalah setiap doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu setiap umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak doanya saat bulan Ramadhan. Berikut adalah kumpulan doa harian Ramadhan hari ke-11 hingga ke-20:

Bagi umat muslim yang dapat memanfaatkan sebaik-baik waktunya di bulan Ramadhan, maka ia menjadi orang yang beruntung. Keistimewaan bulan Ramadhan telah Allah SWT sampaikan dalam Surat Al-Baqarah Ayar 185 yang berbunyi:

“Syahru ramanalla unzila fhil-qur`nu hudal lin-nsi wa bayyintim minal-hud wal-furqn, fa man syahida mingkumusy-syahra falyaum-h, wa mang kna maran au ‘al safarin fa ‘iddatum min ayymin ukhar, yurdullhu bikumul-yusra wa l yurdu bikumul-‘usra wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullha ‘al m hadkum wa la’allakum tasykurn”

Artinya : Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.

Baca juga :

Doa Hari Ke-7 di Bulan Ramadhan

Doa hari ke 11 Ramadhan

Allahumma habbib ilayya fîhil ihsan wa karrih fîhil fusuq wal ‘isyan wa harrim ‘alayya fîhis sakhatha wanniran bi’aunika ya ghiyatsal mustaghitsin.

Artinya: Ya Allah, mohon tanamkanlah ke dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik dan tanamkanlah ke dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Mohon jauhkanlah dariku kemurkaan-Mu dan api neraka dengan pertolongan-Mu, wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.

Itulah bacaan doa harian Ramadhan hari ke 11 lengkap dengan artinya ini semoga bisa bermanfaat.

Profil Editor

Share and Enjoy !

Shares