SEDEKAH BUMI DUSUN TRETES

SEDEKAH BUMI DUSUN TRETES

Jagir.ngawikab.id Tradisi sedekah bumi ini, merupakan salah satu bentuk acara tradisional masyarakat di pulau jawa yang sudah berlangsung secara turun-temurun dari nenek moyang orang jawa terdahulu. Acara sedekah bumi ini biasanya dilakukan oleh mereka pada masyarakat jawa yang berprofesi sebagai petani, nelayan yang menggantunggkan hidup keluarga dan sanak family mereka dari mengais rizqi dari memanfaatkan kekayaan alam yang ada di bumi.

Bagi masyarakat jawa khususnya para kaum petani dan para nelayan, tradisi acara tahunan semacam sedekah bumi bukan hanya merupakan sebagai rutinitas atau acara yang sifatnya tahunan belaka. Akan tetapi tradisi sedakah bumi mempunyai makna yang lebih dari itu, upacara tradisional sedekah bumi itu sudah menjadi salah satu bagian dari masyarakat yang tidak akan mampu untuk dipisahkan dari budaya jawa.

Kebun Tretes, adalah suatu instansi Perkebunan Karet yang terletak di Desa Jagir, Kec Sine, Kab Ngawi. Rabu (05/02/20) Melaksanakan Tumpengan Sedekah Bumi atau Bersih Desa yang melambangkan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi.

Baca Juga : PASAR TRADISIONAL DESA JAGIR SINE

Pada acara sedekah bumi tersebut umumnya, tidak banyak peristiwa dan kegiatan yang dilakukan di dalamnya. Hanya saja, semua masyarakat Dusun Tretes, Desa Jagir, kec Sine  yang mayoritas adalan Pekerja/ Karyawan pada Perkebunan Karet Tersebut merayakannya tradisi sedekah bumi membuat tumpeng dan berkumpul menjadi satu di tempat yang telah di sepakati

Pembuatan nasi tumpeng ini merupakan salah satu syarat yang harus dilaksanakan pada saat upacara tradisi tradisional itu. Makanan yang menjadi makanan pokok yang harus ada dalam tradisi sedekah bumi adalah nasi tumpeng dan ayam panggang. Dan bertepatan acara kemarin Dusun tretes, Desa Jagir, Kec Sine Mengadakan acara Sedekah bumi dengan Menyembelih 1 ekor kambing. Sedangkan yang lainnya seperti minuman, buah-buahan dan lauk-pauk hanya bersifat tambahan saja, tidak menjadi perioritas yang utama.

Lihat Juga : Kopdar UCLL ( Umplung Community Lereng Lawu )

Sebagai Bentuk Rasa Syukur. Dalam acara sedekah bumi tersebut dilakukan doa bersama-sama oleh masyarakat setempat dengan dipimpin oleh sesepuh adat dengan tujuan agar Allah SWT memberikan Kesejahteraan untuk masyarakat dan agar Perusahaan tersebut Semakin Maju dan kemakmuran Karyawan/masyarakat Selalu terjamin.

Share and Enjoy !

Shares
KERJA BAKTI LINGKUNGAN DSN BAYEM TAMAN RT 01

KERJA BAKTI LINGKUNGAN DSN BAYEM TAMAN RT 01

jagir.ngawikab.id. – Kerja bakti lingkungan merupakan suatu kegiatan yang menjadi ciri khas dari bangsa Indonesia dari jaman dahulu kala hingga saat ini. Rasa kebersamaan
ini muncul karena adanya sikap sosial tanpa pamrih dari masing-masing individu untuk meringankan beban yang sedang dipikul. Ini merupakan sikap positif yang harus selalu dijaga dan dilestarikan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kokoh dan kuat disegala hal karena didasari oleh sikap saling bahu membahu antara satu dengan yang lain.

Dalam rangka menjaga ciri khas Masyarakat Desa tersebut Minggu, 26 Januari 2020 dilaksanakan Kerja bakti perbaikan saluran air dsn. Bayem taman RT.01 Desa Jagir, Kec Sine..

Dibawah Komando sdr Maryoto selaku Ketua RT dan puluhan Mayarakat setempat sangat bersemangat dan antusias dalam kegiatan tersebut.

Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memajukan kerukunan masyarakat. admindesa_jagir. –

Share and Enjoy !

Shares
Optimalkan Pengelolaan Website Desa, Diskominfo Latih Operator Desa Se-Kab. Ngawi

Optimalkan Pengelolaan Website Desa, Diskominfo Latih Operator Desa Se-Kab. Ngawi

Sesuai dengan apa yang diamanahkan dalam Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintaan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Kabupaten Ngawi senantiasa meningkatkan penerapan SPBE atau E-Government ini. Salah satu wujud keseriusan tersebut Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Evaluasi Pengelolaan Website Desa se-Kabupaten Ngawi pada hari Rabu, 24 April 2019 mengambil tempat di Ngawi Command Centre Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi.

Acara dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Mas’ud, M.Si, M.Hum didampingi oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs. Sutrisno, M.Si. Dalam isi sambutannya, Mas’ud menyampaikan tentang perubahan yang ada khususnya dalam pengelolaan informasi dan komunikasi pada zaman ini. Membandingkan pengelolaan informasi pada masa sebelumnya, Mas’ud melihat betapa pentingnya penguasaan teknologi, khususnya internet dan web dalam menyebarluaskan informasi secara efektif dan efisien.

Berbeda pada kegiatan sebelumnyam, pada kesempatan ini turut diundang dan hadir adalah para Kaur Keuangan dari masing-masing Desa. Hal ini terkait dengan implementasi Transparansi Informasi Publik di masing-masing Desa yang direncanakan akan diintegrasikan dengan aplikasi berbasis mobile. Artinya, informasi tentang APBDesa tidak hanya bisa dikonsumsi melalui media fisik seperti Baliho, Poster dan semacamnya. Namun di era digital ini, informasi tentang APBDesa juga dapat disaksikan melalui Smartphone publik.

Untuk materi yang diberikan pada kegiatan ini antara lain pembuatan berita, pengelolaan peta desa dan manajemen konten melalui smartphone. Materi dipandu oleh Lorensius Anang, ST.,MT beserta Tim Relawan TIK Karesidenan Madiun. Lorensius Anang sendiri sehari-harinya adalah Dosen Fakultas Teknik di Universitas Widya Mandala Madiun. Sebagai salah satu pegiat Relawan TIK, Lorensius Anang tak henti-hentinya memotivasi peserta latih untuk semangat mengelola website desa masing-masing.

Kegiatan ini merupakan kegiatan kali kedua yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Ngawi bekerja sama dengan Relawa TIK (Karesidenan Madiun) yang diawali tepatmya pada tahun 2018 dengan melibatkan seluruh Desa se-Kabupaten Ngawi sebagai peserta latih. Hasilnya, seluruh Desa se-Kabupaten Ngawi telah memiliki website yang aktif dan dinamis meskipun bukan tanpa kendala. Mengingat kapasitas Ngawi Command Centre,  untuk menyasar seluruh Desa se-Kabupaten Ngawi (213 Desa, 4 Kelurahan) kegiatan ini berlangsung selama 7 hari dengan jadwal setiap harinya menghadirkan 2 hingga 3 Desa.

 

Share and Enjoy !

Shares